GIAT 16 KKN UNNES
Tema: Ekonomi Kreatif dan Inovasi Desa
Daftar Anggota Kelompok
| Nama | NIM | Prodi / Fakultas | Jabatan |
|---|---|---|---|
| Giat 16 KKN UNNES | - | Fakultas MIPA/P.Matematika / - | Ketua |
| KRISNAWATI PUTRI | 2304130027 | TEKNIK INFORMATIKA / MIPA | Sekretaris |
| Aulia Dwi Febriani | 2307020208 | Akuntansi / Fakultas Ekonomika dan Bisnis | Bendahara |
| Grace Pasaribu | 2307020317 | Akuntansi / Fakultas Ekonomika dan Bisnis | Anggota |
| Muhammad Agil Jamal | 2306010232 | PJKR / Fakultas Ilmu Keolahragaan | Anggota |
| Ratu Melda Hermanda | 2303060052 | Ilmu Politik / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Anggota |
| Auliana Fathiya Hanim | 2302020170 | PBSI / Fakultas Bahasa dan Seni | Anggota |
| Okti Nurdianti Akmah | 2302020004 | Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia / Fakultas Bahasa dan Seni | Anggota |
| Ardy Suryadi | 2301050416 | PGSD / Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi | Anggota |
| Vania Rapita Augesta | 2305100077 | Teknik Elektro / Fakultas Teknik | Anggota |
| Mifta Rifky Sherina | 2303060063 | Ilmu Politik / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Anggota |
| Ahmad Faisal Majid | 2304020027 | Pendidikan Matematika / MIPA | Koordinator program |
Program Kerja Kegiatan
SMART-Height Lansia: Inovasi Alat Ukur Tinggi Badan Otomatis Berbasis Sensor Ultrasonik untuk Mendukung Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Kegiatan Posyandu Lansia merupakan salah satu kegiatan penting dalam pemantauan kesehatan masyarakat lanjut usia. Salah satu data dasar yang diperlukan dalam pemeriksaan kesehatan adalah tinggi badan, yang dapat digunakan untuk mendukung pencatatan kondisi fisik dan kebutuhan pemeriksaan lanjutan. Namun, pengukuran tinggi badan secara manual terkadang kurang praktis, terutama bagi lansia yang membutuhkan proses pengukuran yang cepat, nyaman, dan mudah dibaca hasilnya. Oleh karena itu, dibuat alat ukur tinggi badan otomatis berbasis Arduino Uno dan sensor ultrasonik HY-SRF05 sebagai inovasi sederhana untuk mendukung kegiatan Posyandu Lansia. Alat ini juga menjadi media edukasi mengenai pemanfaatan teknologi sensor dan mikrokontroler dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Kotak Aspirasi Masyarakat
Partisipasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang sesuai dengan kebutuhan warga. Namun, tidak semua masyarakat memiliki kesempatan atau keberanian untuk menyampaikan pendapat, saran, maupun keluhan secara langsung kepada pemerintah desa. Akibatnya, masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan dengan baik sehingga berpotensi menghambat penyelesaian berbagai permasalahan di lingkungan desa.
Gogik Explorer: Visualisasi Peta Potensi Wilayah sebagai Jendela Informasi Publik Desa Gogik.
Desa Gogik memiliki beragam potensi unggulan di sektor pertanian, sosial budaya, dan UMKM, namun pengembangannya masih terhambat oleh minimnya media informasi visual yang komprehensif, sehingga menyulitkan perangkat desa dalam mempromosikan aset tersebut kepada pihak eksternal. Menjawab tantangan tersebut, program kerja KKN UNNES GIAT 16 menginisiasi “Gogik Explorer: Visualisasi Peta Potensi Wilayah sebagai Jendela Informasi Publik Desa Gogik” guna memvisualisasikan data geospasial desa ke dalam peta tematik 2D yang terintegrasi dengan teknologi QR Code. Peta fisik yang nantinya dipajang di Balai Desa ini dirancang sebagai pusat informasi publik yang strategis untuk mempermudah perangkat desa dalam memperkenalkan kekayaan lokal kepada masyarakat luas maupun investor, sekaligus mendukung landasan perencanaan pembangunan wilayah di masa mendatang.
Literasi Keuangan : Bijak dalam memakai Uang
Literasi keuangan merupakan salah satu kecakapan hidup yang perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang secara bijaksana. Pembiasaan menabung dapat menjadi langkah awal dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan penggunaan uang sedari dini
Menabung Gembira, Mimpi Menjadi Nyata
Siswa sekolah dasar mulai dikenalkan dengan penggunaan uang saku dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk menanamkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sederhana, salah satunya melalui kebiasaan menabung. Menabung merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu mencapai keinginan dan memenuhi kebutuhan di masa mendatang, sehingga kebiasaan ini penting dikenalkan sejak dini. Kebiasaan menabung tidak dapat terbentuk secara instan, tetapi memerlukan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak. Oleh karena itu, diperlukan program yang mampu mengenalkan pentingnya menabung dengan cara yang menarik, interaktif, dan menyenangkan agar siswa lebih mudah memahami serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Program Menabung Gembira, Mimpi Menjadi Nyata dirancang sebagai media edukasi melalui penyampaian materi sederhana dan pembuatan celengan kreatif. Melalui program ini, diharapkan siswa termotivasi untuk mulai menyisihkan uang saku secara rutin serta menumbuhkan sikap disiplin, hemat, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Menceritakan Gambar Potensi Desa Gogik pada Siswa Kelas VI MI Gintungan
Keterampilan berbicara merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar. Namun, masih terdapat siswa yang kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat atau bercerita di depan kelas. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Melalui kegiatan menceritakan gambar potensi Desa Gogik, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbicara, rasa percaya diri, serta mengenal potensi lingkungan sekitar melalui pengalaman belajar yang aktif dan bermakna.
Pengenalan Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, dan Konsumsi) melalui Media Visual Interaktif dan Game Edukasi
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, pembelajaran mengenai kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi di sekolah dasar masih sering disampaikan melalui metode konvensional sehingga siswa cenderung kurang aktif dan mudah merasa bosan. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan minat belajar sekaligus mempermudah siswa dalam memahami materi. Melalui pemanfaatan media visual interaktif berbasis Canva 2D yang dipadukan dengan game edukasi Educaplay berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
Belajar Pemilu dengan Cara Menyenangkan melalui Simulasi Pemilu, Lagu Yuk Kenal Pemilu, dan Bouquet LUBERJURDIL Di SMP An Nur Gogik Ungaran
Program kerja “Belajar Pemilu dengan Cara Menyenangkan melalui Simulasi Pemilu, Lagu Yuk Kenal Pemilu, dan Bouquet LUBERJURDIL” dipilih karena berangkat dari kebutuhan nyata akan penguatan literasi politik di kalangan santri sebagai calon pemilih pemula. Meskipun Pondok Pesantren An Nur Gogik Ungaran memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda, pendidikan politik di lingkungan pesantren masih belum maksimal. Akibatnya, banyak santri belum memahami mekanisme pemilu, hak dan kewajiban sebagai warga negara. Kondisi ini berpotensi melahirkan pemilih yang mudah dipengaruhi politik uang, disinformasi, maupun pilihan yang tidak didasarkan pada pertimbangan rasional. Penelitian Tresnayadi dan Kurniawan (2025) menunjukkan bahwa pendidikan politik melalui diskusi interaktif dan simulasi pemilu mampu meningkatkan pemahaman santri mengenai demokrasi, partisipasi politik, serta integritas dalam pemilu. Sementara itu, Ansyari dkk. (2024) menegaskan bahwa pendidikan politik yang dikemas secara menarik dan partisipatif lebih efektif membangun kesadaran politik generasi muda sebagai pemilih pemula. Sejalan dengan itu, Satori dkk. (2017) menjelaskan bahwa pendidikan politik sejak dini membantu membentuk karakter santri agar mampu menggunakan hak politik secara rasional, beretika, serta menghindari konflik dan praktik politik yang menyimpang. Oleh karena itu, program ini menggunakan pendekatan yang menyenangkan melalui simulasi pemilu, lagu edukatif, dan media kreatif Bouquet LUBERJURDIL agar materi lebih mudah dipahami, meningkatkan keterlibatan aktif santri, serta memperkuat kesiapan mereka menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.
UMKM Legal: Pendampingan NIB dan SPP-IRT Ceriping Singkong Gintungan
UMKM ceriping singkong di Dusun Gintungan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan lokal dan dipasarkan secara lebih luas. Namun, pengembangan usaha tidak hanya membutuhkan kualitas produk dan kemasan yang menarik, tetapi juga legalitas usaha dan legalitas produk. Pelaku usaha masih memiliki keterbatasan dalam memahami proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha melalui sistem OSS serta persyaratan pengajuan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan mulai dari pendataan usaha, penerbitan NIB, penyusunan informasi produk, pemeriksaan kelengkapan label, hingga persiapan dan pengajuan SPP-IRT.
Peningkatkan keterampilan futsal melalui Praktek Teknik Futsal bagi Siswa SMP AN Nur Desa Gogik
Futsal telah menjadi salah satu olahraga yang diminati siswa, namun pelaksanaan praktiknya masih belum optimal. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menguasai teknik dasar futsal, seperti passing, control, dribbling, dan shooting, sehingga kemampuan bermain dan kerja sama dalam tim belum berkembang secara maksimal. Kondisi ini menunjukkan perlunya kegiatan pendampingan dan latihan yang lebih terarah. Oleh karena itu, program kerja mandiri Peningkatan Praktik Futsal Siswa SMP An-Nur Desa Gogik dipilih untuk membantu meningkatkan kemampuan praktik futsal siswa melalui latihan teknik dasar yang sistematis dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa SMP. Program ini bertujuan agar siswa memiliki keterampilan dasar futsal yang lebih baik, mampu menerapkannya dalam permainan, serta menumbuhkan minat berolahraga, sikap sportif, disiplin, dan kerja sama.
SAPA DESA (Serap Penyampaian Aspirasi Desa)
Program Kotak Aspirasi Masyarakat dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, saran, maupun usulan kepada pemerintah desa. Sebagian masyarakat belum memiliki kesempatan atau merasa kurang nyaman untuk menyampaikan pendapat secara langsung, sehingga diperlukan media aspirasi yang mudah diakses sekaligus pendekatan yang lebih aktif. Oleh karena itu, kami menyediakan media berupa kotak aspirasi fisik yang dilengkapi QR Code yang terhubung dengan Google Form Aspirasi, sehingga masyarakat dapat memilih menyampaikan aspirasi secara tertulis melalui kotak aspirasi maupun secara digital melalui pemindaian QR Code menggunakan smartphone. Pelaksanaan program dilakukan dengan metode jemput aspirasi, yaitu, mendatangi berbagai kegiatan masyarakat seperti pertemuan RT, PKK, Posyandu, Karang Taruna, dan pengajian untuk mensosialisasikan media tersebut sekaligus mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi. Dengan ini, media aspirasi tidak hanya tersedia sebagai sarana penyampaian pendapat, tetapi juga lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Seluruh aspirasi yang terkumpul akan direkap dan disampaikan kepada Pemerintah Desa Gogik sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan dalam penyusunan program dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Berbasis Potensi Desa Gogik pada Siswa SD Islam Gintungan
Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Potensi Desa Gogik yang kaya akan budaya, tradisi, dan lingkungan dapat dijadikan inspirasi dalam kegiatan menulis cerita pendek sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, serta mampu meningkatkan literasi siswa.
Pengembangan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Berbasis Potensi Desa Gogik pada Siswa SD Islam Gintungan
Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Potensi Desa Gogik yang kaya akan budaya, tradisi, dan lingkungan dapat dijadikan inspirasi dalam kegiatan menulis cerita pendek sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, serta mampu meningkatkan literasi siswa.
MATH SNAKE ADVANTURE
Matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan karena banyak konsep disampaikan secara abstrak. Kondisi tersebut dapat menurunkan minat, keaktifan, dan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Program Math Snake Adventure dirancang sebagai media pembelajaran interaktif berbasis permainan ular tangga matematika. Permainan ini menggabungkan materi, tantangan, diskusi, dan karakter animasi agar proses pembelajaran terasa lebih menarik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima penjelasan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam permainan, bekerja sama, dan menyelesaikan soal secara aktif.
Pengenalan Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, dan Konsumsi) melalui Media Visual Interaktif dan Game Edukasi
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, pembelajaran mengenai kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi di sekolah dasar masih sering disampaikan melalui metode konvensional sehingga siswa cenderung kurang aktif dan mudah merasa bosan. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan minat belajar sekaligus mempermudah siswa dalam memahami materi. Melalui pemanfaatan media visual interaktif berbasis Canva 2D yang dipadukan dengan game edukasi Educaplay berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
Futsal Go School: Program Coaching Clinic dan Media Digital sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Futsal Siswa SMP An-Nur Desa Gogik
Futsal merupakan olahraga yang banyak diminati oleh siswa dan memiliki manfaat dalam meningkatkan kebugaran jasmani, keterampilan teknik, serta karakter seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Namun, pembinaan futsal di sekolah masih perlu didukung melalui kegiatan yang lebih terarah dan inovatif. Oleh karena itu, program Futsal Go School hadir dalam bentuk coaching clinic yang memadukan pelatihan teknik dasar, pengenalan taktik menggunakan tactical board, serta pembuatan video tutorial sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini akan dipublikasikan melalui Kompasiana sebagai bentuk dokumentasi dan penyebarluasan praktik baik pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unnes sekaligus Pelatih Futsal Lisensi Nasional.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva 2D dan Educaplay untuk Berbagai Materi Pembelajaran di Sekolah Dasar
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong dunia pendidikan untuk terus berinovasi dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat pembelajaran di sekolah dasar yang didominasi metode konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemanfaatan media pembelajaran digital yang dapat membantu guru menyampaikan materi secara lebih interaktif. Canva 2D dan Educaplay merupakan platform pembelajaran digital yang dapat dimanfaatkan untuk menyajikan materi secara visual sekaligus memberikan evaluasi pembelajaran melalui permainan edukatif. Penggunaan kedua media tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman materi, serta melatih kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas belajar yang menyenangkan. Berdasarkan kondisi tersebut, program kerja ini dilaksanakan dengan mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva 2D dan Educaplay pada siswa kelas IV, V, dan VI dengan materi yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Program ini diharapkan dapat menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung proses belajar mengajar sekaligus menjadi media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan kembali dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
SAPA DESA (Serap Penyampaian Aspirasi Desa)
Program Kotak Aspirasi Masyarakat dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, saran, maupun usulan kepada pemerintah desa. Sebagian masyarakat belum memiliki kesempatan atau merasa kurang nyaman untuk menyampaikan pendapat secara langsung, sehingga diperlukan media aspirasi yang mudah diakses sekaligus pendekatan yang lebih aktif. Oleh karena itu, kami menyediakan media berupa kotak aspirasi fisik yang dilengkapi QR Code yang terhubung dengan Google Form Aspirasi, sehingga masyarakat dapat memilih menyampaikan aspirasi secara tertulis melalui kotak aspirasi maupun secara digital melalui pemindaian QR Code menggunakan smartphone. Pelaksanaan program dilakukan dengan metode jemput aspirasi, yaitu, mendatangi berbagai kegiatan masyarakat seperti pertemuan RT, PKK, Posyandu, Karang Taruna, dan pengajian untuk mensosialisasikan media tersebut sekaligus mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi. Dengan ini, media aspirasi tidak hanya tersedia sebagai sarana penyampaian pendapat, tetapi juga lebih dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Seluruh aspirasi yang terkumpul akan direkap dan disampaikan kepada Pemerintah Desa Gogik sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan dalam penyusunan program dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tata Kelola UMKM : Pembukuan Digital Menggunakan Aplikasi Buku Warung (Usaha Pala Ibu Luri)
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di balik peran tersebut, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan usaha, terutama karena pembukuan masih dilakukan secara sederhana atau belum terdokumentasi dengan baik. Kondisi ini menyebabkan informasi mengenai kondisi keuangan usaha sulit diperoleh secara akurat. Pembukuan yang tidak tertata dapat menyulitkan pelaku UMKM dalam mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran, mengelola stok bahan baku dan barang jadi, serta menghitung laba atau rugi usaha setiap periode. Akibatnya, pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengevaluasi kinerja usaha maupun mengambil keputusan yang tepat untuk pengembangan usahanya. Padahal, pembukuan yang baik merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan dan perkembangan suatu usaha. Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk menerapkan pembukuan secara lebih praktis melalui berbagai aplikasi pembukuan. Salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan adalah Buku Warung, yang menyediakan fitur pencatatan transaksi, pengelolaan stok, serta penyusunan laporan laba rugi dalam satu platform. Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengelola keuangan usaha secara lebih efektif, efisien, dan mudah dipahami. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan program Tata Kelola Pembukuan UMKM Menggunakan Aplikasi Buku Warung sebagai upaya mendukung penerapan pembukuan digital pada UMKM. Melalui kegiatan pendampingan, pelaku UMKM diharapkan mampu melakukan pencatatan transaksi, mengelola persediaan, serta menyusun laporan laba rugi secara mandiri sehingga pengelolaan keuangan usaha menjadi lebih tertib, akurat, dan berkelanjutan.
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Berbasis Potensi Desa Gogik pada Siswa SD Kelas VI
Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Potensi Desa Gogik yang kaya akan budaya, tradisi, dan lingkungan dapat dijadikan inspirasi dalam kegiatan menulis cerita pendek sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, serta mampu meningkatkan literasi siswa.
Penguatan UMKM Jenang dan Wajik Pak Komarudin melalui Digitalisasi Usaha, Penataan Produk, Branding, Video Profile, dan Buku Profile Home Industry
UMKM jenang dan wajik milik Pak Komarudin di Dusun Gintungan merupakan salah satu usaha jajanan tradisional yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk lokal desa. Produk yang dihasilkan meliputi wajik cokelat, wajik ijo, dan jenang. Namun, usaha ini belum memiliki identitas merek yang kuat, logo, banner promosi, kemasan yang lebih rapi, serta media promosi yang mampu mengenalkan usaha secara lebih luas. Meskipun lokasi usaha sudah tersedia di Google Maps, informasi digital usaha masih perlu diperkuat agar lebih mudah ditemukan dan dikenali oleh calon pembeli. Program ini tidak diarahkan pada legalitas usaha karena mitra belum bersedia mengurus legalitas dan produksi belum dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, pendampingan difokuskan pada digitalisasi UMKM, tata kelola UMKM sederhana, dan branding UMKM. Kegiatan dilakukan melalui penguatan informasi Google Maps, penyusunan identitas usaha, pembuatan banner, rekomendasi kemasan ziplock ukuran 1 kg untuk produk jenang, pengadaan alat peras santan kelapa manual, pembuatan video profile UMKM yang akan bekerja sama dengan akun Instagram Desa Wisata Gogik, serta penyusunan buku profile home industry yang memuat informasi usaha dan produk. Melalui program ini, UMKM diharapkan memiliki tampilan usaha yang lebih tertata, mudah dikenali, dan lebih siap dipromosikan kepada masyarakat luas.
Gintungan Ceriping Upgrade: Pendampingan Legalitas, Labeling, Branding, dan Digital Marketing UMKM Ceriping Singkong
UMKM ceriping singkong di Dusun Gintungan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan lokal yang dapat dipasarkan lebih luas, termasuk ke toko oleh-oleh di wilayah Kabupaten Semarang. Namun, pengembangan usaha tidak hanya membutuhkan kualitas produk yang baik, tetapi juga perlu didukung oleh legalitas usaha, kelengkapan label, identitas merek, kemasan yang sesuai, serta pemasaran digital. Saat ini pelaku usaha masih membutuhkan pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha melalui OSS, persiapan pengajuan SPP-IRT, penyusunan informasi label produk, pembuatan identitas visual seperti logo, serta strategi pemasaran digital. Oleh karena itu, program ini dilaksanakan secara runtut mulai dari pendampingan legalitas, labeling, branding UMKM, rekomendasi kemasan, hingga penguatan digital marketing agar produk ceriping singkong memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan siap dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
Math Snake Adventure Multi-Level: Media Pembelajaran Matematika Interaktif
Matematika membutuhkan latihan, ketelitian, dan keberanian untuk mencoba. Namun, pembelajaran yang hanya berbentuk penjelasan dan latihan tertulis sering membuat sebagian siswa kehilangan perhatian. Math Snake Adventure mengubah latihan matematika menjadi perjalanan kelompok yang memiliki keputusan, risiko, hadiah, dan umpan balik langsung. Permainan menggunakan papan 40 petak dengan ular, tangga, petak soal, power, tantangan, checkpoint, dan Gerbang Akhir. Setiap kelompok mengendalikan karakter pion dan menjawab soal sesuai zona materi. Dengan cara ini, siswa tidak hanya mengejar posisi, tetapi juga mengumpulkan skor melalui ketepatan jawaban dan diskusi kelompok.
Math Snake Adventure Multi-Level: Media Pembelajaran Matematika Interaktif
Matematika membutuhkan latihan, ketelitian, dan keberanian untuk mencoba. Namun, pembelajaran yang hanya berbentuk penjelasan dan latihan tertulis sering membuat sebagian siswa kehilangan perhatian. Math Snake Adventure mengubah latihan matematika menjadi perjalanan kelompok yang memiliki keputusan, risiko, hadiah, dan umpan balik langsung. Permainan menggunakan papan 40 petak dengan ular, tangga, petak soal, power, tantangan, checkpoint, dan Gerbang Akhir. Setiap kelompok mengendalikan karakter pion dan menjawab soal sesuai zona materi. Dengan cara ini, siswa tidak hanya mengejar posisi, tetapi juga mengumpulkan skor melalui ketepatan jawaban dan diskusi kelompok.
Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Menceritakan Gambar Potensi Desa Gogik bagi Siswa Kelas VI Sekolah Dasar di Desa Gogik
Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dimiliki siswa karena mendukung kemampuan mereka dalam menyampaikan ide, pendapat, pengalaman, dan informasi kepada orang lain. Kemampuan tersebut juga berperan dalam membangun rasa percaya diri serta melatih siswa berkomunikasi dengan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa perlu diberikan kesempatan untuk berlatih berbicara melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Berdasarkan kondisi yang dijumpai di sekolah dasar di Desa Gogik, masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan latihan untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika berbicara di depan kelas. Selain itu, beberapa siswa juga masih mengalami kesulitan dalam menyusun dan menyampaikan cerita secara runtut. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang dapat melatih kemampuan berbicara secara aktif melalui media yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan siswa.
Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Menceritakan Gambar Potensi Desa Gogik pada Siswa Kelas VI MI Gintungan
Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dimiliki siswa karena mendukung kemampuan mereka dalam menyampaikan ide, pendapat, pengalaman, dan informasi kepada orang lain. Kemampuan tersebut juga berperan dalam membangun rasa percaya diri serta melatih siswa berkomunikasi dengan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa perlu diberikan kesempatan untuk berlatih berbicara melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Berdasarkan kondisi yang dijumpai di sekolah dasar di Desa Gogik, masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan latihan untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika berbicara di depan kelas. Selain itu, beberapa siswa juga masih mengalami kesulitan dalam menyusun dan menyampaikan cerita secara runtut. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang dapat melatih kemampuan berbicara secara aktif melalui media yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan siswa.
Literasi Keuangan : Level Up your Financial with gold with pegadaian
kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh masyarakat sejak dini. Namun, masih banyak masyarakat yang memahami pengelolaan keuangan hanya sebatas menabung di bank, tanpa mengetahui berbagai instrumen investasi yang dapat membantu menjaga dan meningkatkan nilai aset di masa depan. Rendahnya literasi keuangan tersebut dapat menyebabkan kurang optimalnya perencanaan keuangan serta rendahnya minat masyarakat dalam mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang relatif stabil, mudah dipahami, serta memiliki risiko yang cenderung lebih rendah dibandingkan beberapa jenis investasi lainnya.
Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Kegiatan Menceritakan Gambar Potensi Desa Gogik pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar di Desa Gogik
Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dimiliki siswa karena mendukung kemampuan mereka dalam menyampaikan ide, pendapat, pengalaman, dan informasi kepada orang lain. Kemampuan tersebut juga berperan dalam membangun rasa percaya diri serta melatih siswa berkomunikasi dengan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa perlu diberikan kesempatan untuk berlatih berbicara melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Berdasarkan kondisi yang dijumpai di sekolah dasar di Desa Gogik, masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan latihan untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika berbicara di depan kelas. Selain itu, beberapa siswa juga masih mengalami kesulitan dalam menyusun dan menyampaikan cerita secara runtut. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang dapat melatih kemampuan berbicara secara aktif melalui media yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan siswa.